Tampilkan postingan dengan label KPMKT NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KPMKT NEWS. Tampilkan semua postingan
![]() |
| AMKT Kresik Luwai Jogja dan Rapat Audiensi Pengurus KPMKT Bersama DPRD & Asisten III Gubernur |
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur (AMKT) Merupakan sarana yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada mahasiswa yang menempuh studi di berbagai wilayah di Indonesia, AMKT yang merupakan aset pemerintah ini tersebar di berbagai provinsi dan kota mulai dari Jogjakarta, Malang, Bandung, Solo, Surabaya, Makassar, Banjarmasin dan beberapa kota yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.
Untuk lebih detailnya berikut daftar nama dan alamat lengkap Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur (AMKT) Se- Indonesia Raya :
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur di Jogjakarta
AMKT Ruhui Rahayu ( Aspuri )
Jl.Kantil No.10 Baciro Yogyakarta
Telp: 0274-523225
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur di Banjarmasin (Kalsel)
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur di Jogjakarta
AMKT Ruhui Rahayu ( Aspuri )
Jl.Kantil No.10 Baciro Yogyakarta
Telp: 0274-523225
AMKT Mangkaliat
Jl.Pakuningratan JT II No.47 Yogyakarta 55233
Telp: 0274-517829
Jl.Pakuningratan JT II No.47 Yogyakarta 55233
Telp: 0274-517829
AMKT Kersik Luwai ( Aspura )
Jl.Hayam Wuruk no.10 Yogyakarta 55211
Telp: 0274-523224
Jl.Hayam Wuruk no.10 Yogyakarta 55211
Telp: 0274-523224
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur Surabaya (Jatim)
AMKT Mawar
Jl.Mawar No.10 Surabaya
Telp: 08123253785
Jl.Mawar No.10 Surabaya
Telp: 08123253785
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur Surakarta/Solo (Jateng)
AMKT Pesut
Jl.Kendeng No.02 Manahan Surakarta
Telp: 0271-729468
Jl.Kendeng No.02 Manahan Surakarta
Telp: 0271-729468
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur Malang (Jatim)
AMKT Mandau
Jl.Brigjen Slamet Riyadi XI/307 Malang 65112
Telp: 0341-352004
Jl.Brigjen Slamet Riyadi XI/307 Malang 65112
Telp: 0341-352004
AMKT Apokayan
Jl.Jakarta No.13 Maang 65113
Telp: 0341-551901
Jl.Jakarta No.13 Maang 65113
Telp: 0341-551901
AMKT Semayang ( Aspuri )
Jl.Bondowoso No.27 Malang 65113
Telp: 0341-552626
Jl.Bondowoso No.27 Malang 65113
Telp: 0341-552626
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur di Bandung (Jabar)
AMKT Kudungga
Jl.Kebin Bibit Utara I No.139/58 RT.05 Rw.05 Bandung
Telp: 022-2530498
Jl.Kebin Bibit Utara I No.139/58 RT.05 Rw.05 Bandung
Telp: 022-2530498
AMKT Lamin Mahakam
Jl.Titiran No.2 Bandung 40133
Telp: 022-2506654
Jl.Titiran No.2 Bandung 40133
Telp: 022-2506654
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur Bandung di Makassar (Sulsel)
AMKT Mulawarman I
Jl.Datu Museng No. 16 makasar
Telp: 0411320626
Jl.Datu Museng No. 16 makasar
Telp: 0411320626
AMKT Mulawarman II
Jl.Hertasning 5 No.15 Makasar
Telp: 0411-441394
Jl.Hertasning 5 No.15 Makasar
Telp: 0411-441394
AMKT Mulawarman III
Jl.Pelita Raya III Utara No.2 Makasar
Telp: 0411-421577
Jl.Pelita Raya III Utara No.2 Makasar
Telp: 0411-421577
AMKT Mulawarman IV
Jl.Monumen Emmy Saelan RT. C RW.02 No.204 Makasar
HP: 081355011035
HP: 081342779590
Jl.Monumen Emmy Saelan RT. C RW.02 No.204 Makasar
HP: 081355011035
HP: 081342779590
AMKT Mulawarman ( Aspuri )
Jl.Timah III Blok A No.27 Makasar 90222
Telp:0411-441435
Jl.Timah III Blok A No.27 Makasar 90222
Telp:0411-441435
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur di Banjarmasin (Kalsel)
AMKT Ruhui Rahayu
Jl.saka permai No.1 Banjarmasin
Telp: 0511-41471
Jl.saka permai No.1 Banjarmasin
Telp: 0511-41471
Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur di Martapura (Kalsel)
AMKT AW.Syahrani
Demang Leman C 4 Martapura ( KalseL ) 70619
Telp:0511-722286
Demang Leman C 4 Martapura ( KalseL ) 70619
Telp:0511-722286
Adapun di Jakarta, hingga saat ini masih tanda Tanya besar ???? luputnya perhatian Pemerintah Provinsi memperhatikan mahasiswa Kaltim di Jakarta menjadi catatan tersendiri bagi kami dan tentu kita semua, meksi di masa yang lalu AMKT di Jakarta sempat ada di kawasan elite di Jl. Cimahi 16 Menteng Jakarta Pusat kabar yang kami dengar kawasan tersebut sempat sengketa dan saat ini telah menjadi asset dari Pemerintah Kutai Kartanegara.
Meski demikian KPMKT Jakarta semenjak kembali di bentuk pada juni 2010, telah mengupayakan pengadaan Asrama Mahasiswa Kaltim di Jakarta, tepat pada tanggal 27 September Ketua KPMKT Cabang Jakarta Hasan Al-Banna dan Sunardin Sekum KPMKT Jakarta bertemu langsung dengan Gubernur di Balikpapan, beliau menyambut dengan baik usaha teman-teman di Jakarta dan mengupayakan realisasi pada Tahun Anggaran 2011. Namun kendala terus di alami karna mepetnya waktu yang sudah hampir masuk di pengesahan APBD 2011, pada akhirnya AMKT Jakarta akan segera di realisasikan pada Tahun Anggaran 2012.
Ya beginilah rekan-rekan sekalian terkadang kita harus rela menerima janji-janji dari para pejabat kita, bagaimanapun juga janji akan tetaplah janji selama belum jadi realita, bukankah begitu!
tugas kita saat ini terus mengupayakan dan mengawal realisasi AMKT di Jakarta sampai titik darah penghabisan, HIDUP PEMUDA!
Info Alamat Asrama Kaltim Se- Indonesia
| Pengurus KPMKT Jakarta |
Ketua Umum KPMKT Jakarta Hasan Albanna HK, Minggu (30/10) mengatakan, mereka menolak dengan enam alasan. Pertama, usia Kasharianto tidak masuk dalam kategori pemuda berdasarkan UU No.40 Kepemudaan yang membatasi usia seorang pemuda.
Kedua, Kasharianto tidak mampu membawa perubahan di tubuh PP KMKT selama periode kemarin. Ketiga, pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) PP KPMKT di Kuala Lumpur Malaysia, merupakan pemborosan anggaran yang berasal dari APBD. Keempat, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) PP KPMKT pada Mubes di Kuala Lumpur tidak rasional.
Ketiga, proses pemilihan ketua PP KPMKT terindikasi tidak sehat karena sarat intervensi dan rekayasa. Keenam, terpilihnya Kasharianto untuk ketiga kalinya mengancam regenerasi dan demokrasi dalam beroganisasi.
Karena itu, sebagai bentuk penolakan, KPMKT Jakarta tidak ikut sebagai peserta Mubes yang berlangsung di Kuala Lumpur dan tidak ada perwakilan yang disepakati secara resmi dari KPMKT Jakarta sebagai peserta.
Hasan mengatakan, KPMKT Jakarta merasa prihatin dan berkepantingan menyikapi hasil Mubes KPMKT. "Cabang-cabang KPMKT dan Alumni KPMKT yang juga turut prihatin aksi pembodohan ini dibiarkan telanjang dan menari dengan vulgar tanpa ada keterlibatan cabang-cabang dalam semua hal strategis dalam pengambilan kebijakan di tingkat PP KPMKT. dengan kata lain selama tiga tahun kepengurusan di priode yang lalu cabang-cabang di paksa jadi penonton," katanya.
Kuala Lumpur, Malaysia, yang memilih Kasharianto sebagai ketua umum Pengurus Pusat (PP KPMKT). Ketua Umum KPMKT Jakarta Hasan Albanna HK, Minggu (30/10/2011) mengatakan, mereka menolak dengan enam alasan.
Penulis : Basir Daud
Editor : Fransina
Sumber: repost dari situs kaltim.tribunews.com
Sumber: repost dari situs kaltim.tribunews.com
Hasil Mubes XI KPMKT di Kuala Lumpur di TOLAK!
DPR = Mesin Pemangkas Uang Rakyat ?
Oleh: Surya
Pandangan miring terhadap apa yang menjadi agenda Dewan Perwakilan Rakyat (DPR),seakan tidak pernah mati. Anggapan dari berbagai elemen Masyarakat ,yang menganggap keberadaan DPR Bagaikan Mesin Pemangkas Uang Rakyat Indonesia. Karena dewasa ini bisa dilihat berbagai agenda yang menjadi kegiatan rutin dari DPR, yang pastinya akan memakan anggaran yang luar biasa Dasyatnya, dan tidak jarang juga terdengar kabar DPR menggunakan anggaran Negara,untuk kepentingan yang kurang bermanfaat untuk Rakyat Indonesia. Sepertinya hal yang demikian sudah tidak asing bagi DPR, karena keberadaan DPR memang sangat dibutuhkan untuk menjadi Wakil dari Masyarakat yang bisa menghabiskan anggaran Negara untuk sesuatu yang tidak penting, apa mungkin ya?
Serta kemungkinan besar setumpuk agenda,untuk menghabiskan uang Negara pun akan disiapakan oleh DPR, akan tetapi DPR pun harus siap dengan apa yang menjadi konsekuensinya. Pertanyaan besar untuk keberadaan DPR,sebenarnya untuk apa dibangunya DPR kalau hanya menjadi benalu di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena Untuk 560 anggota DPR,bisa dipastikan tidak semuanya bisa menjadi wakil untuk aspirasi Rakyat Indonesia,akan tetapi fasilitas dan kemewahan semua merasakan tanpa terkecuali.
Sedikit menyimak sebuah artikel yang ditulis di Koran Tempo, bahwa untuk 560 anggota Dewan Perwakilan Rakyat, menghabiskan anggaran sebesar 151 Milyar setiap tahunya untuk biaya Pulsa. Fantastis dan mencengangkan anggaran yang luar biasa besarnya,belum untuk fasilitas yang lain seperti, biaya rapat, biaya perjalanan, dan biaya yang lain pasti tidak kalah fantastisnya.
Seperti gedung yang akan dibangun untuk DPR,yang memicu Pro dan Kontra karena anggaran yang dibutuhkan tidak main-main besarnya,padahal gedung yang pada saat ini dpergunakan masih kokoh dan kuat. Tetapi DPR punya keyakinan dengan dibangunya gedung baru akan menambah kualitas dan kuantitas untuk anggotanya agar bisa bekerja sesuai dengan keinginan Rakyat Indonesia. Ironis apa yang menjadi agenda DPR untuk saat ini bisa membuat menangis Rakyat Indonesia, pasalnya DPR bisa tertawa dan menikmati segala kemewahan yang didapatkan diatas penderitaan dan kesengsaraan Rakyat Indonesia.
Apakah tidak merasa miris, sebenarya DPR dibentuk untuk bisa menjadi wakil untuk Rakyat Indonesia,bukan untuk menjadi Faktor kesengsaraan bagi rakyat Indonesia. Karena untuk anggota DPR bukanlah orang yang dipilih, melainkan orang yang terpilih dan sangat dipercaya untuk membangun Indonesia menjadi Negara yang makmur dan berkualitas,bukan untuk menghancurkan dan menghabiskan uang Negara. Sepertinya DPR tidak mampu untuk berpikir bahwa masih banyak rakyat Indonesia,yang membutuhkan kelayakan hidup,pendidikan,dan keseimbangan ekonomi. Seakan DPR hanya mampu menjadi Benalu di Negeri yang masih menangis.
Sedikit menyimak sebuah artikel yang ditulis di Koran Tempo, bahwa untuk 560 anggota Dewan Perwakilan Rakyat, menghabiskan anggaran sebesar 151 Milyar setiap tahunya untuk biaya Pulsa. Fantastis dan mencengangkan anggaran yang luar biasa besarnya,belum untuk fasilitas yang lain seperti, biaya rapat, biaya perjalanan, dan biaya yang lain pasti tidak kalah fantastisnya.
Seperti gedung yang akan dibangun untuk DPR,yang memicu Pro dan Kontra karena anggaran yang dibutuhkan tidak main-main besarnya,padahal gedung yang pada saat ini dpergunakan masih kokoh dan kuat. Tetapi DPR punya keyakinan dengan dibangunya gedung baru akan menambah kualitas dan kuantitas untuk anggotanya agar bisa bekerja sesuai dengan keinginan Rakyat Indonesia. Ironis apa yang menjadi agenda DPR untuk saat ini bisa membuat menangis Rakyat Indonesia, pasalnya DPR bisa tertawa dan menikmati segala kemewahan yang didapatkan diatas penderitaan dan kesengsaraan Rakyat Indonesia.
Apakah tidak merasa miris, sebenarya DPR dibentuk untuk bisa menjadi wakil untuk Rakyat Indonesia,bukan untuk menjadi Faktor kesengsaraan bagi rakyat Indonesia. Karena untuk anggota DPR bukanlah orang yang dipilih, melainkan orang yang terpilih dan sangat dipercaya untuk membangun Indonesia menjadi Negara yang makmur dan berkualitas,bukan untuk menghancurkan dan menghabiskan uang Negara. Sepertinya DPR tidak mampu untuk berpikir bahwa masih banyak rakyat Indonesia,yang membutuhkan kelayakan hidup,pendidikan,dan keseimbangan ekonomi. Seakan DPR hanya mampu menjadi Benalu di Negeri yang masih menangis.
DPR = Mesin Pemangkas Uang Rakyat ?
| Foto Bersama Peserta Latihan Kepemimpinan KPMKT Jakarta |
Negara indonesia sangat kaya namun masih banyak rakyat yang miskin dan Berusaha memberikan pemahaman memberikan penghormatan terhadap sesama sesuai dengan proporsinya masing-masing, belajar bersukur, Ir. H. Isran Noor, Msi menyampaikan dalam sambutannya pada acara pembukaan laihan kepemimpinan KPMKT se-Jakarta Raya yang di hadiri lebih 200 Peserta, Alumni KPMKT Jakarta, Kantor Perwakilan Pemprov Kaltim di Jakarta dengan mengabil lokasi Auditorium Poltekkes II Jakarta Selatan berlangsung selama dua hari.
Dengan mengusung tema “Membangun kesadaran kolektif sebagai jawaban KPMKT dalam mewujudkan masyarakat kaltim ideal”, falsafah agama perlu di kaji lebih jauh demi menciptakan tatanan masyarakat yang lebih ideal, tambah dalam sambutannya. Isran Noor menambahkan gagasan pemikiran dan harapan untuk generasi muda kaltim agar menghargai jasa para leluhur dan menyampaikan keprihatinan konflik horisontal yang belakangan ini terjadi di kaltim, “susah melihat orang berhasil adalah penyakit jiwa yang harus segera di perbaiki, seharusnya demi kelanjutan pembangunan di kaltim setiap golongan dan lapisan masyarakat membangun kekompakan dan mengenyampingkan egoisme kolektif” tambahnya.
Hasan Albanna HK selaku ketua Umum KPMKT Jakarta menyampaikan dalam sambutannya bahwa, pentingnya pola berfikir, cara pandang dalam menyikapi berbagai persoalan yang ada di Indonesia Khususnya di kaltim. sebagai generasi muda kaltim harus melek dan sadar bahwa ada tanggung jawab yang harus di sadari sebagai generasi pelanjut kaltim di masa datang, menyikapi issu konflik yang belakangan menyeruat di tengah-tengah masyarakat di daerah adalah isyarat kesejahteraan masyarakat masih berada pada titik kritis, seharusnya sebagai masyarakat yang tumbuh dalam era globaliasi dan multi kultural konflik seperti ini tidak perlu terjadi, namun demikian KPMKT Jakarta juga mengapresiasi langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah setempat sehingga rasa aman dan nyaman detengah-tengah masyarakat dapat kembali, tambah Alban dalam sambutannya.
Acara yang di akhiri dengan penandatangan setifikat dan penyerahan simbolis kepada perwakilan peserta Latihan Kepemimpinan yang diserahkan langsung oleh Presiden Bupati Se Indonesia Ir.H. Isran Noor, Msi. Ditengah-tengah perbincangan bersama mahasiswa kaltim di Jakarta Isran Noor juga mendukung usaha pengurus KPMKT Jakarta untuk mengupayakan realisasi Asrama Mahasiswa Kaltim di Jakarta “Terus di Kawal dan di Perjuangkan” kata beliau.
Presiden Bupati Se-Indonesia Membuka Latihan Kepemimpinan KPMKT Se-Jakarta Raya
"KPMKT Cabang Bogor diresmikan menjelang Mubes"
![]() |
| Pelantikan Pengurus KPMKT Bogor |
Hari minggu kemarin tepatnya tangggal 29 Mei 2010 Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT) Cabang Bogor Priode 2011-2013 diresmikan oleh jajaran pengurus pusat KPMKT, Ir. Kasharianto selaku ketua PP KPMKT turut hadir dan melantik Pengurus KPMKT Cabang Bogor.
Acara pelantikan yang semula di rencanakan pada pukul 14.00 trepaksa di undur karna menungu kehadiran rombongan pengurus PP KPMKT yang terjebak macet, meski sempat membuat acara molor namun tidak mengurangi arti dari pelaksanaan acara tersebut, acara yang dikemas dengan sederhana ini turut dihadiri oleh wakil ketua, bendahara, MPO PP KPMKT, Sementara dari KPMKT Jakarta yang turut hadir pada acara tersebut diwakilkan oleh Sekretaris, Ketua Divisi Litbang dan Bendahara KPMKT Jakarta.
Dalam sambutanya Ir. Kasharianto Ketua PP KPMKT menyampaikan ucapan selamat dan menitipkan pesan kepada jajaran pengurus KPMKT Cabang Bogor untuk terus membesarkan KPMKT menjalin persaudaraan sesama warga kaltim dalam menuntut ilmu, dan beliau kembali menegaskan bahwa PP KPMKT tidak menginterfensi semua proses dari pembentukan sampai pemilihan ketua dan pengurus KPMKT Cabang Bogor dan hal ini juga berlaku untuk semua cabang-cabang yang lain, PP KPMKT selama ini menempatkan diri sebagai fungsi legalitas dan kordinasi dalam menjembatani kepentingan seluruh cabang KPMKT.
Sementara kabar terbaru yang disampaikan oleh PP KPMKT bahwa pertengahan bulan Juli mendatang Musyawarah Besar KPMKT akan digelar, PP KPMKT sampai saat ini masih mempersiapkan lokasi dan tempat mubes tersebut di laksanakan, namun untuk pelanning awal Mubes tersebut akan di laksanakan di jogjakarta.
KPMKT Cabang Bogor Diresmikan
![]() | ||
| Reuni AKbar KPMKT : Mahfud MD ( Ketua MK) & Darmono (Wakil Jaksa Agung) |
Reuni Akbar Alumni KPMKT rencanaya akan di gelar pada Sabtu 21 Mei 2011 di Lamin Etam Samarinda, acara yang sempat mengalami beberapa kali penundaan ini akhirnya akan digelar dengan dihadiri oleh perwakilan dari para alumni KPMKT baik yang berada di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan daerah-daerah lainya.
Sebagai mana dirilis pada undangan terbuka di web Alumni KPMKT acara tersebut akan di hadiri oleh tokoh lokal maupun Nasional, seperti Mahfud MD dan Darmono (Wakil Jaksa Agung) dijadwalkan akan turut menghadiri acara Reuni Akbar Alumni KPMKT pada 21 Mei mendatang sebagai pembicara pada Seminar Nasional dengan topik Hukum Politik atau Politik Hukum (sama saja.red), sementara Gubernur Kalimatan Timur Awang Faroek Ishak sebagai keynote speaker dan Bupati Kutai Timur Ir. Isran Noor menjadi pembicara dengan topik Sumber Daya Alam Kaltim, Seminar Nasional yang bertemakan ”Kalimantan Timur Menggugat, Revitalisasi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Masyarakat Kaltim” diharapkan dapat membuka mata para pemuda kaltim dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat kaltim yang sangat kaya dengan sumber daya alam (SDA).
Ada hal menarik pada Reuni Akbar Alumni KPMKT ini salah satunya adalah pembicara yang di undang adalah kedua-duanya adalah pakar sekaligus praktisi hukum kesohor di Negri ini, siapa yang tidak kenal Mahfud MD ? sosok datar, sederhana ini kerap kali melontarkan kritikan pedas pada pemerintah, belum lagi keputusanya yang selalu di anggap kotroversial. dan salah satu yang akan lucu lagi kedua pakar dan praktisi hukum kesohor tersebut akan bersanding dengan Gubernur yang sempat terdengar namanya di jadikan tersangka dari institusi Pak Darmono.
Tapi kita berprasangka baik, bahkwa dengan pelaksanaan acara tesebut tercapai segala tujuan yang ingin dicapai, dan yang lebih penting adalah tidak adal lagi pejabat kaltim yang berurusan dengan hukum, meskipun hampir tidak mungkin namun tidak salah rasanya jika kita tetap berharap.
Reuni Akbar KPMKT Akan di Hadiri Ketua MK dan Wakil Jaksa Agung
| Upate UN Kaltim 2011 By: kpmktjakarta siteBlog |
Seperti di kota Balikpapan tingkat kelulusan UN SMU se kota Balikpapan meningkat tajam di banding tahun sebelumnya, pada tahun 2010 tingkat kelulusan SMU hanya 97,98 persen sedangkan info dan update terbaru mengenai kelulusan UN SMU se kota Balikpapan tahun ini mencapai 99, 78 persen. Pencapaian ini sungguh menggembirakan insan pendidikan Balikpapan dan warga Kaltim secara umum "Angka kelulusan tahun ini naik dibanding tahun lalu, hampir semua sekolah meluluskan siswanya 100 persen yang tidak lulus tidak mencapai satu persen," kata Kepala Dinas Pendidikan kota Balikpapan, Syahrumsah Setia, seperti yang dirilis oleh media indonesia siang ini.
Sementara dari sebarang kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini angka kelulusan UN SMU cukup menggembirakan, dari Info terbaru mengenai kelulusan SMU 100 persen, MA 98 persen dan SMK 99,7 persen, hasil yang cukup memuaskan yang pernah di capai kabupaten yang dipimpin oleh H. Andi Harahap ini. Secara umum pelaksanaan UN di Kaltim cukup memuaskan selain terlihat dari tingkat kelulusan yang meningkat dan hampir tidak terdengar insiden pelanggaran dalam pelaksanaanya, meski tak dapat di pungkiri di dalam sana tetap ada oknum-oknum yang "bermain" dalam penyelenggaraan UN 2011, dan hal lain yang perlu menjadi catatan adalah ketersediaan informasi yang realtime dari penyelenggaran ini harap menjadi perhatian dari diknas - kaltim, sampai saat ini dari pantauan kami Dikans Kaltim tidak memiliki website yang bisa dijadikan rujukan dan refrensi dari pendidikan di kaltim dan kota-kota lainya.
Akhirnya, kepada seluruh adik-adik yang baru saja mendapatkan hasil terbaik pada UN tahun 2011 ini kami ucapkan selamat dan jagan lupa melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, semoga saja kelulusan UN Nasional ini bukan hanya manis di angka-angka tingkat kelulusan saja tapi kita berharap bahwa peningkatan kualitas dan sarana penunjang pendidikan di kaltim harus tetap dan terus di LANJUTKAN!
Pengumuman Kelulusan UN SMA Provinsi Kaltim 2011, Balikpapan 99,78 % Lulus !
| Alternatif Logo IKA KPMKT |
Ikatan Alumni KPMKT yang baru saja dibentuk kini sudah memiliki himne yang baru saja kami dapatkan teks nya di website alumni kpmkt, sayangnya tidak di sertakan siapa perncipta dari himne tersebut meskipun disitu tertulis E. Idrus Samhazes yang memposting himne tersebut di web.
Jika kita mencoba meresapi syair dari himne ika KPMKT tersebut tergambar dengan jelas semangat untuk membangunkan pemuda-pemuda kaltim yang selama ini masih di ninabobokkan dengan sumber daya alam kaltim yang melimpah ruah untuk bersatu mengambil peran dalam pembangunan kaltim baik pikiran,tenaga bahkan jiwa dan raga jika perlu.
Meskipun saya sendiri masih belum tahu bagaimana lirik dari teks himne IKA KPMKT ini jika di nyanyikan namun naluri saya sebagai orang awam dari dunia musik bisa merasakan glegar samangat dan cita-cita mulia membangun kaltim dan NKRI, berikut adalah teks dari himne ika KPMKT:
(nrdin/kpmkt-jkt)
Hymne IKA KPMKT
Sejumlah Mahasiswa perwakilan daerah-daerah Kaltim yang menempuh studi di Jakarta mengandakan rapat di Monas 16/03/2011. Mereka berdiskusi dan menyelidiki indikasi ketidakadilan dalam proses perencanaan pembangunan Asrama Mahasiswa Kaltim dalam dan luar Negeri.Hasan Al-Banna selaku ketua umum KPMKT Jakarta menilai proses perencanaan pembangunan gedung Asrama Mahasiswa Kaltim itu tidak transparan dan tidak akuntabel. Setidaknya, menurut dia, ada empat ketidakwajaran dalam prosesnya: mengenai pembangunan gedung dan rehab gedung, persetujuan seluruh fraksi di DPRD, proses tender, jumlah anggran.Selain itu, masih menurutnya, APBD Provinsi 2011 atau APBD Perubahan 2011 wajib memasukkan proyek pembangunan Asrama Mahasiswa Kaltim di Jakarta.
"Pembangunan Asrama Mahasiswa Kaltim di Jakarta Wajib tahun ini, karena kami sangat membutuhkan fasilitas Asram sebagai sarana kegiatan kami, dan kami tidak terima jika harus beratap langit beralas tanah sampai 2012". ucap Alban.
Padahal, kata Alban, berdasarkan Keppres 80 tahun 2003, dalam setiap pengadaan barang dan jasa pemerintah, nilai proyek senilai Rp50 juta ke atas harus dilakukan melalui tender terbuka. Begitu juga yang disebutkan dalam Perpres No. 54 Tahun 2010--yang merupakan pengganti Keppres 80/2003--bahwa proyek dengan nilai Rp100 juta harus dilakukan tender secara terbuka.
Sementara itu, sempat terdengar kabar jika rombongan anggota DPRD provinsi kaltim ramai-ramai berangkat umroh, yang notabene sebelum berangkat logikanya akan melewati jakarta dimana teman-teman saat ini menempuh study.
Kita tunggu saja apakah sepulang dari umroh, anggota dewan yang katanya terhormat itu bisa mendengarkan suara kegelisahan mahasiswa kaltim di jakarta.
MAHASISWA KALTIM DI JAKARTA TOLAK PENGADAAN ASRAMA TAHUN 2012
![]() |
| Kasharianto (Ketua PP KPMKT) |
Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Kaltim (KPMKT) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) sekaligus pertemuan alumni KPMKT se-Indonesia. Menurut rencana Silatnas KPMKT dilaksanakan pada 29-30 Desember 2010 di Lamin Etam, Samarinda. Sebelum pertemuan alumni, ada seminar menghadirkan tiga pembicara, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Lingkungan Hidup. Ketiga menteri tersebut sengaja dihadirkan untuk berbicara persoalan terkait kebijakan pembangunan di Kaltim, di antaranya soal infrakstrukur, sumber daya hutan dan lingkungan hidup.
"Insyaallah para menteri yang kami undang akan hadir, jika berhalangan kemungkinan diwakilkan pejabat setingkat Dirjend," ungkap Ketua Umum PP KPMKT Ir Kashariyanto MBA, Kamis (23/12). Pertemuan alumni dan Silatnas KMPKT akan dihadiri para alumni serta Ketua dan Sekretaris Cabang KPMKT se-Indonesia.
Alumni sekaligus tokoh KMPKT, Achmad Husri berharap pertemuan alumni nanti bisa menghasilkan rekomendasi atau pemikiran-pemikiran untuk kemajuan Kaltim ke depan. "Alumni KPMKT kan banyak intelektual lulusan perguruan tinggi terbaik di Indonesia, sehingga banyak pemikiran yang bisa disumbangkan kepada Gubernur demi kemajuan Kaltim," ujar pengusaha Kaltim saat dihubungi Tribun, Jumat (23/12) malam.
Menurutnya, saatnya KPMKT berperan dalam pembangunan di Kaltim, baik melalui pemikiran maupun terlibat di dalamnya sebelum sumber daya alam ini habis. "Alumni KPMKT sebagai putra daerah harus punya peran, jangan hanya jadi penonton. Melalui pertemuan alumni diharapkan KPMKT kami menjadi organisasi mitra pemerintah daerah," tuturnya.
Sebelumnya, saat bertemu dengan beberapa alumni, Wagub Kaltim Farid Wadjedy mengaku gembira dengan keberadaan KPMKT. "Saya merasa mendapat teman baru yang bisa diajak tukar pikiran untuk mengatasi berbagai persoalan di Kaltim ini," ujar Farid.
Wagub juga mengingatkan KPMKT agar menyiapkan kader-kader untuk menjadi pemimpin Kaltim di masa mendatang. KPMKT juga diminta ikut mengeavaluasi beasiswa yang dialokasikan kepada 24.000 mahasiswa di Kaltim, sehingga bisa tepat sasaran. (son)
Sumber: tribunkaltim.co.id
KPMKT NEWS: Silatnas KPMKT Hadirkan Tiga Menteri
Meski telah meninggal sejak Senin (4/10) lalu, nomor telepon seluler Almarhum M. Ridwan Alkatiri masih aktif. Bahkan teman-temannya sesekali mendapat pesan singkat (SMS) dari nomor Ridwan.
Mengaku diri sebagai Ridwan, si pengirim SMS minta dibelikan pulsa. “Semalam (Selasa lalu) masih mengirim SMS”, kata Bambang Utoro Wibowo (19), teman seangkatan Ridwan.
Dari pihak Tata Usaha (TU) Arsitektur sempat mencoba menghubungi nomor Ridwan,telepon pun masih dijawab. “Kemarin habis ditelepon TU itu diangkat. Katanya yang mengangkat ibu-ibu. Lalu saya telepon tapi tidak bisa seperti tidak diaktifkan. Kemarin (selasa) saya telepon ternyata aktif, tapi direject. Nomor itu sesekali saja dipakai” kata Agus Dwi Setianto atau Ian (19), teman seangkatan Ridwan.
Teman-teman Ridwan juga pernah mengirim SMS ke nomor Ridwan untuk mengecoh. “Kemarin kita mengirim SMS ke nomor Ridwan untuk mengecoh. Kita SMS tanya lu liat Sari ga? Padahal di sini tidak ada yang namanya Sari. Lalu dia membalas, isinya liat tadi Sari lagi sama cowok. Ga tau teman barunya kali. Dari bahasanya kita tahu itu bukan Ridwan”, tutur Ian.
Teman-teman Ridwan mengaku masih mengirim SMS pada nomor Ridwan berharap agar kepolisian dapat melacak keberadaan pemegang. “Kita masih pura-pura saja masih mengirim SMS seolah-olah ke Ridwan. Kita tetap kontak sama dia biar bisa dilacak nomor teleponnya” kata Ryzki Nur Ramdhan (18), teman seangkatan Ridwan.
Teman-teman seangkatan Ridwan mengatakan terakhir bertemu dengan Ridwan pada Sabtu tengah malam kira-kira pukul 01:30. Sabtu paginya, kira-kira pukul 10:00, ketika salah satu teman mengirim SMS pada nomor Ridwan, balasan yang diterima sudah janggal.
Isinya, meminta pulsa karena pulsa nomor Ridwan sudah habis. Teman-teman Ridwan curiga bukan Ridwan yang menulis balasan sebab ciri bahasa yang digunakan berbeda, “Bahasanya bukan bahasa Ridwan”, kata Ian.
Teman-teman Ridwan ragu jika telepon seluler Ridwan berpindah tangan lantaran dirampok. Sebab, bagi mereka, aneh jika perampok telepon seluler tidak segera membuang nomor pemilik telepon selulernya.
“Kemungkinan sih ditemuin juga. Biasanya kalau maling handphone sehabis mencuri handphone lansung dimatikan, diganti nomornya, agar tak bisa dideteksi. Cuma ini handphone masih aktif. Kemungkinan kalau dia menemukan handphone jatuh, lalu dipakai iseng-iseng minta pulsa, bisa juga”, tutur Ryzki.
M. Ridwan Alkatiri adalah mahasiswa UI jurusan Arsitektur angkatan 2009 yang ditemukan dalam keadaan meninggal Senin (4/10) lalu. Jenazah Ridwan ditemukan di Sungai Ciliwung, kawasan Lenteng Agung, terapung sudah dalam kondisi membusuk
sementara teman-teman seangkatan M Ridwan membantah Kabar almarhum Muhammad Ridwan Alkatiri, mahasiswa jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia angkatan 2009, telah meninggal berhari-hari sebelum jenazahnya ditemukan rupanya tidak benar. Menurut pengakuan teman-teman seangkatan, Ridwan masih terlihat aktif di kampus bahkan pada Hari Sabtu (2/10) lalu.
“Sabtu pagi pukul 01.00 WIB masih ketemu sama saya. Saya bareng sama dia sejak jam lima sore (Jumat lalu), kita ke perpustakaan bareng. Setelah dari perpustakaan kita sama-sama mengikuti forum sampai Sabtu pagi. Pagi itu terakhir saya ketemu sama dia,” kata Indra (19), teman satu angkatan Ridwan.
Indra berhubungan dengan Ridwan sebab mereka tergabung dalam satu kelompok kerja untuk mata kuliah Sejarah Arsitektur. Indra, mengatakan ia sempat mengirim pesan singkat melalui telepon seluler (SMS) pada Ridwan selang beberapa jam setelah mereka berpisah. Sabtu pagi kira-kira pukul 10:00 ia mengirim pesan singkat, namun balasan yang ia terima janggal.
“Kita mau ngerjain tugas bareng, saya bermaksud mau tanya ke dia apakah sudah hubungi teman-teman lain untuk kerja kelompok. Tapi balasan yang saya terima aneh. SMS balasannya malah Ridwan meminta pulsa karena pulsanya habis. Dan bahasa SMS yang digunakan pun aneh seperti bukan dari Ridwan,” kata Indra. “Teman-teman lain juga dapat SMS dari nomor Ridwan, minta pulsa juga,” tambah Indra yang ketika dihubungi sedang mengantar jenazah Ridwan untuk dikebumikan.
Hal sama juga disampaikan Kevin (19), teman seangkatan Ridwan. Kevin mengatakan ia masih melihat Ridwan pada Sabtu (2/10). “Kita ada rapat di departemen pendidikan, dia masih datang”.
Ketika ditanyakan soal kehidupan Ridwan di kampus, baik Indra maupun Kevin mengatakan hal senada. Menurut mereka, Ridwan di kampus mahasiswa baik-baik dan jauh dari masalah. “Ridwan baik banget. Keseharian rajin ke kampus,” tutur Indra.
Ridwan adalah mahasiswa jurusan Arsitektur Fakultas Teknik UI. Jenazah Ridwan ditemukan di Sungai Ciliwung terapung sudah dalam kondisi membusuk. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui sebab pasti kematian Ridwan.
Meski telah meninggal sejak Senin (4/10) lalu, nomor telepon seluler Almarhum M. Ridwan Alkatiri masih aktif. Bahkan teman-temannya sesekali mendapat pesan singkat (SMS) dari nomor Ridwan.
Mengaku diri sebagai Ridwan, si pengirim SMS minta dibelikan pulsa. “Semalam (Selasa lalu) masih mengirim SMS”, kata Bambang Utoro Wibowo (19), teman seangkatan Ridwan.
Dari pihak Tata Usaha (TU) Arsitektur sempat mencoba menghubungi nomor Ridwan,telepon pun masih dijawab. “Kemarin habis ditelepon TU itu diangkat. Katanya yang mengangkat ibu-ibu. Lalu saya telepon tapi tidak bisa seperti tidak diaktifkan. Kemarin (selasa) saya telepon ternyata aktif, tapi direject. Nomor itu sesekali saja dipakai” kata Agus Dwi Setianto atau Ian (19), teman seangkatan Ridwan.
Teman-teman Ridwan juga pernah mengirim SMS ke nomor Ridwan untuk mengecoh. “Kemarin kita mengirim SMS ke nomor Ridwan untuk mengecoh. Kita SMS tanya lu liat Sari ga? Padahal di sini tidak ada yang namanya Sari. Lalu dia membalas, isinya liat tadi Sari lagi sama cowok. Ga tau teman barunya kali. Dari bahasanya kita tahu itu bukan Ridwan”, tutur Ian.
Teman-teman Ridwan mengaku masih mengirim SMS pada nomor Ridwan berharap agar kepolisian dapat melacak keberadaan pemegang. “Kita masih pura-pura saja masih mengirim SMS seolah-olah ke Ridwan. Kita tetap kontak sama dia biar bisa dilacak nomor teleponnya” kata Ryzki Nur Ramdhan (18), teman seangkatan Ridwan.
Teman-teman seangkatan Ridwan mengatakan terakhir bertemu dengan Ridwan pada Sabtu tengah malam kira-kira pukul 01:30. Sabtu paginya, kira-kira pukul 10:00, ketika salah satu teman mengirim SMS pada nomor Ridwan, balasan yang diterima sudah janggal.
Isinya, meminta pulsa karena pulsa nomor Ridwan sudah habis. Teman-teman Ridwan curiga bukan Ridwan yang menulis balasan sebab ciri bahasa yang digunakan berbeda, “Bahasanya bukan bahasa Ridwan”, kata Ian.
Teman-teman Ridwan ragu jika telepon seluler Ridwan berpindah tangan lantaran dirampok. Sebab, bagi mereka, aneh jika perampok telepon seluler tidak segera membuang nomor pemilik telepon selulernya.
“Kemungkinan sih ditemuin juga. Biasanya kalau maling handphone sehabis mencuri handphone lansung dimatikan, diganti nomornya, agar tak bisa dideteksi. Cuma ini handphone masih aktif. Kemungkinan kalau dia menemukan handphone jatuh, lalu dipakai iseng-iseng minta pulsa, bisa juga”, tutur Ryzki.
M. Ridwan Alkatiri adalah mahasiswa UI jurusan Arsitektur angkatan 2009 yang ditemukan dalam keadaan meninggal Senin (4/10) lalu. Jenazah Ridwan ditemukan di Sungai Ciliwung, kawasan Lenteng Agung, terapung sudah dalam kondisi membusuk.
Mengaku diri sebagai Ridwan, si pengirim SMS minta dibelikan pulsa. “Semalam (Selasa lalu) masih mengirim SMS”, kata Bambang Utoro Wibowo (19), teman seangkatan Ridwan.
Dari pihak Tata Usaha (TU) Arsitektur sempat mencoba menghubungi nomor Ridwan,telepon pun masih dijawab. “Kemarin habis ditelepon TU itu diangkat. Katanya yang mengangkat ibu-ibu. Lalu saya telepon tapi tidak bisa seperti tidak diaktifkan. Kemarin (selasa) saya telepon ternyata aktif, tapi direject. Nomor itu sesekali saja dipakai” kata Agus Dwi Setianto atau Ian (19), teman seangkatan Ridwan.
Teman-teman Ridwan juga pernah mengirim SMS ke nomor Ridwan untuk mengecoh. “Kemarin kita mengirim SMS ke nomor Ridwan untuk mengecoh. Kita SMS tanya lu liat Sari ga? Padahal di sini tidak ada yang namanya Sari. Lalu dia membalas, isinya liat tadi Sari lagi sama cowok. Ga tau teman barunya kali. Dari bahasanya kita tahu itu bukan Ridwan”, tutur Ian.
Teman-teman Ridwan mengaku masih mengirim SMS pada nomor Ridwan berharap agar kepolisian dapat melacak keberadaan pemegang. “Kita masih pura-pura saja masih mengirim SMS seolah-olah ke Ridwan. Kita tetap kontak sama dia biar bisa dilacak nomor teleponnya” kata Ryzki Nur Ramdhan (18), teman seangkatan Ridwan.
Teman-teman seangkatan Ridwan mengatakan terakhir bertemu dengan Ridwan pada Sabtu tengah malam kira-kira pukul 01:30. Sabtu paginya, kira-kira pukul 10:00, ketika salah satu teman mengirim SMS pada nomor Ridwan, balasan yang diterima sudah janggal.
Isinya, meminta pulsa karena pulsa nomor Ridwan sudah habis. Teman-teman Ridwan curiga bukan Ridwan yang menulis balasan sebab ciri bahasa yang digunakan berbeda, “Bahasanya bukan bahasa Ridwan”, kata Ian.
Teman-teman Ridwan ragu jika telepon seluler Ridwan berpindah tangan lantaran dirampok. Sebab, bagi mereka, aneh jika perampok telepon seluler tidak segera membuang nomor pemilik telepon selulernya.
“Kemungkinan sih ditemuin juga. Biasanya kalau maling handphone sehabis mencuri handphone lansung dimatikan, diganti nomornya, agar tak bisa dideteksi. Cuma ini handphone masih aktif. Kemungkinan kalau dia menemukan handphone jatuh, lalu dipakai iseng-iseng minta pulsa, bisa juga”, tutur Ryzki.
M. Ridwan Alkatiri adalah mahasiswa UI jurusan Arsitektur angkatan 2009 yang ditemukan dalam keadaan meninggal Senin (4/10) lalu. Jenazah Ridwan ditemukan di Sungai Ciliwung, kawasan Lenteng Agung, terapung sudah dalam kondisi membusuk.
Senin Ditemukan Meninggal, Telepon Seluler M. Ridwan Masih Aktif, Kematian Mahasiswa UI Misterius!
![]() |
| Tokoh KPMKT |
Siapa yang tidak kenal dengan Yurnalis Ngayoh tokoh KPMKT sekaligus mantan gubernur Kaltim ini baru saja menyelesaikan program Doktoralnya di salah satu universitas di Surabaya, sedikit bergeser ke arah utara kita pernah mengenal sosok Jusuf SK mantan walikota tarakan dengan sederet prestasi regional maupun nasional ini mampu membangun kawasan utara kaltim khususnnya kota tarakan, sederet tokoh lainya seperti mantan Kepala Dinas Sosial Syarir Basran, Anggota DPRD Kaltim Soehartono Soetjipto, mantan anggota DPR RI Aji Bambang Abd Rachim, mantan anggota DPR RI Abdul Syukur Ismail, Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Daerah Kaltim yang juga Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar Kaltim Nusyirwan Ismail, dari kabupaten Paser kita juga ingat dengan Hatta Garid mantan wakil bupati PPU ini juga gigih memperjuangan alokasi pendidikan yang cukup bagi masyarakat PPU dan memimpin langsung pengiriman pelajar PPU menempuh studi di berbagai universitas terkemuka, dan sederet tokoh, pendiri dan pengurus KPMKT yang kini turut mengambil peran diberbagai bidang di kaltim.
Sedikit bergeser dari para tokoh yang kini sudah sepuh, saat ini setidaknya ada dua alumni dan tokoh KPMKT yang telah terdaftar dan sedang berjuang memimpin pembangunan di dua daerah pemilihan berbeda, Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT) sempat mengusung nama Hj Entjek Widyani Sjaraddin SKM MQIH untuk maju dalam Pilkada Balikpapan 2011, ibu dua anak ini menyatakan, dirinya tidak akan maju sebagai kandiidat calon wali kota, melainkan sebagi wakil wali kota (wawali) saja. Menurutnya, meskipun sudah lama bergelut dengan dunia politik, tetap harus ada jenjang yang dilalui sebelum sampai ke jabatan wali kota. “Untuk menjadi kepala daerah masih banyak yang harus dipelajari” ungkapnya pada asebuah media cetak di Balikpapan.Tapi bagi saya, kalau untuk jadi wawali, Insya Allah, saya akan berusaha melayani warga Balikpapan dengan baik,” ucapnya serius. Ia menegaskan, dukungan KPMKT tidak surut. Bahkan, beberapa orang anggota KPMKT yang baru mengetahui adanya pengusungan ini, juga memberikan respon positif. “Alhamdulillah dukungan KPMKT kepada saya tidak mengendor, karena memang organisasi inilah yang menunjuk saya untuk ikut dalam bursa pilkada tahun depan.
Dan satu lagi dari Kota Tepian Nusyirwan Ismail yang maju mendampingi syahri jaang sebagai calon wakil walikota samarinda, Nusyirwan Ismail merupakan pilihan yang tepat bagi syahri jaang mengingat latar belakang dan pengalaman beliau 26 tahun mengabdikan diri di birokrasi memberikan nilai plus tersendiri belum lagi segudang pengalaman organisasi baik social kemasyarakatan, kepemudaan dan olahraga, selain itu beliau juga mahasiswa berprestasi ketika menempuh studi di ITS Surabaya.
Kita patut bangga, bahwa ternyata alumni KPMKT tidak hanya menjadi penonton atau bahkan penggembira namun dengan bekal keilmuaan dan pengalaman yang dimiliki mereka mampu memimpin pembangunan di daerahnya. (nrdn/jkt)
Tokoh KPMKT Memimpin Pembangunan Kaltim
Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT) Cabang Jakarta, adalah suatu organisasi Mahasiswa kedaerahan yang menghimpun pelajar dan mahasiswa Kalimantan timur yang tersebar di seluruh daerah yang menjadi tempat melanjutkan pendidikan , berdasarkan sifat dan cakupan dari organisasi ini maka KPMKT sebagai organisasi yang bernafaskan kekeluargaan dan kedaerahan maka KPMKT memakili element pelajar dan mahasiswa kaltim dari 14 kota dan kabupaten di kalimantan timur. Sebagai organisasi yang telah melahirkan pemimpin-pemimpin berpengaruh di Kaltim maka lahirnya KPMK sangat diharapkan terus dapat dikembangkan dengan menghadirkan nuansa dan kecintaan pada budaya local disluruh wilayah yang menjadi tujuan pendidikan dari pelajar dan mahasiswa Kalimantan timur, sebagai wujud pehatian dan usaha untuk mengembangkan organisasi makan KPMKT telah hadir di beberpa daerah di antaranya :1. Jakarta
2. Samarinda
3. Balikpapan
4. Makassar
5. Surabaya
6. Malang
7. Yogyakarta
8. Bandung
9. Palu
10. Surakarta
11. Berau
Untuk mempermudah sosialalisasi dan menjalankan roda organisasi maka semua cabang KPMKT di seluruh daerah berpedoman pada Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).
Sifat
KPMKT bersifat Independen dan diselenggarakan berdasarkan prinsip dari, oleh dan untuk pelajar dan mahasiswa asal Kalimantan Timur
Status
KPMKT merupakan organisasi Pelajar dan Mahasiswa Kalimantan Timur yang dibentuk dengan tujuan mempersatukan pelajar dan mahasiswa Kalimantan timur dalam satu wadah organisasi yang berlatar belakang multi kultural dan bernafaskan edukasi.
Peran
KPMKT Berperan sebagai wadah aspirasi dan komunikasi pelajar dan mahasiswa Kalimantan timur serta menjadi salah satu media pembinaan sumber daya manusia berkualitas bangsa khususnya Kalimantan timur serta menjadi mitra pemerintah daerah dalam pembangunan.
Azas/Dasar
KPMKT berazaskan Pancasila dengan mengutamakan nilai-nilai kekeluargaan dan Musyawarah
Fungsi
KPMKT berfungsi sebagai wadah yang berorientasi pada pengembangan kualitas sumber daya manusia, mendorong usaha pemerintah dalam mengmebangkan pendidikan di Kalimantan timur dan mengusahakan keterwakilan masyarakat Kalimantan timur untuk memimpin pada garis terdepan pembangunan daerahnya. (nrdn/kpmktjkt?)
About KPMKT Jakarta
salah satu kabar baik bagi teman-teman mahasiswa Bontang yang menempuh study di Jakarta bahwa kini pelebaran sayap organisasi Himpunan Mahasiswa Bontang kini telah hadir di jakarta, organisasi yang akan segera mengadakan Musyawarah Cabang ini telah mendeklarasikan kebradaanya melalui berbagai media baik di social netwroking maupun bergabagi usaha pendekatan dari kampus-kampus yang ada di Jakarta dan sekitarnya.
kita sadari bersama bahwa kehadiran HMB di Jakarta tentu akan banyak membantu utamanya mahasiswa asal kota bontang dalam mendapatkan berbagai informasi dari Pemkot Bontang maupun sebagai ajang silaturahim menjalin keakraban sesama warga asal kaltim khususnya Bontang di Jabodetabek.
organisasi yang digawangi saudara Hanif dan kawan-kawan ini memiliki komitmen untuk memperjuangan berdirinya Asrama Mahasiswa Bontang di Jakarta, meski kehadiran HMB di Jakarta baru seumur jagung namun semua pihak akan terus memberikan dukungan penuh dengan usaha dan langkah positif yang telah dan akan di lakukan oleh HMB.
usaha dari teman-teman HMB patut kita acungi jempol member group mereka di facebook sudah menembus angka 220 orang dan sudah memiliki sekretariat meski masih sementara dan berbagai informasi dapat di akses dari Blog HMB Jakarta.
so bagi teman-teman Bontang yang ingin lebih tau mengenai HMB Jakarta dapat mengakses Blognya di http://wwwhmbjakarta.blogspot.com/ atau join di group HMB Bontang di Facebook, sebagai bentuk dukungan KPMKT Jakarta terhapat berdirinya HMB di Jakarta maka Ketua Umum KPMKT Jakarta menitipkan satu kata untuk jejeran pengurus HMB Bontang, semangat!
Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) Kini Hadir di Jakarta
Teringat akan pepatah tak kenal maka tak sayang, mungkin itulah sederet kata yang membentuk kalimat yang dapat mewakili arti dari sebuah perkenalan meski tidak diniatkan untuk terkenal mengingat sosok yang akan kita urai berikut ini bukanlah public figur di negri ini tapi jangan salah di kalangan Pelajar & Mahasiswa Kalimantan Timur sosok yang akrab di sapa Bang Kas ini memangku jabatan sebagai Ketua Umum Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur, sebuah organisasi lawas yang menghimpun pelajar dan mahasiswa kaliamantan timur baik yang di Kaltim maupun yang tersebar di beberapa daerah.
Pria tegap kelahiran Balikpapan ini sudah memimpin KPMKT selama dua priode, tentu banyak pencapaian positif yang telah dihasilkan dari dua masa priode kepemimpinan Bang Kas (panggilan akrab Kashariaonto) mulai dari pembentukan cabang-cabang baru hingga upaya memperbaharui kinerja KPMKT, namun bukan tanpa catatan sama sekali organisasi yang telah melahirkan pemimpin-pemimpin besar di Kaltim ini justru bak simalakama kehilangan arah dan cendrung pragmatis dalam berbagai hal, setidaknya nafas-nafas edukasi yang seharusnya lebih dominan di hembuskan oleh jejeran pengurus pusat KPMKT justru meredup maka mungkin tidak salah jika ada beberapa cabang KPMKT menyatakan kepemimpinan beliau gagal total memimpin KPMKT.
Kita lepas sejenak dari atmosfir berpolemik kembali pada mengenal sosok siapa sebenarnya sosok Ketua Umum KPMKT, berikut adalah sedikit catatan dari profil beliau:
Nama : Kasharianto
TTL : Balikpapan, 18 Februari 1968
Pendidikan : jakarta institite of management studies '98
MBA, master of business administration,
Universitas Merdeka Malang '87
Sekolah teknologi menengah '86
Satu hal yang menarik menurut saya dari kutipan Bang Kas pada provil facebooknya “ada kita gak ada kita bumi ini tetap berputar, kita usaha atau tidak usaha rejeki Allah tetap turunkan, sejarah pasti berlalu, kita hidup untuk menentukan nasib anak cucu kita” untaian kata yang sarat akan makna sosial dan relegius, meski beberapa pihak meramalkan bahwa priode ini akan menjadi akhir dari priode Bang Kas mengingat greget teman-teman dari berbagai daerah yang ‘menggugat’ Pimpinan Pusat yang dikomandani oleh bang kas, pelan tapi pasti mungkin hal tersebut terjadi namun kita tidak ingin menafikkan tinta sejarah yang telah Bang Kas dan Kabinetnya ukirkan di KPMKT siapapun itu membangun KPMKT bukanlah pekerjaan mudah, butuh loyalitas, SDM Berkualitas dan tentu pendanaan yang tidak sedikit kalau hanya untuk merehap Kantor Gubernur di butuhkan dana hingga 10 M maka membangun kembali KPMKT tentu butuh kontribusi fikiran dan tenaga dari semua pihak, melibatkan kembali tenaga-tenaga muda mungkin sebuah solusi terbaik setidaknya dapat lebih fokus dan lebih memahami aspirasi teman-teman di sejumlah daerah, semoga
Mengenal Lebih Dekat Ketua PP KPMKT
Oleh:Feri Wahyudi
KELUARGA PELAJAR MAHASISWA KALIMANTAN TIMUR (KPMKT) CAB.MAKASSAR
Kaderisasi adalah proses pendidikan jangka panjang untuk menanamkan nilai-nilai tertentu kepada seorang kader. Siapakah kader? Kader adalah anggota, penerus organisasi. Nilai-nilai apa? Nilai-nilai yang diyakini bersama sebagai pembentuk watak dan karakter organisasi.Organisasi, apapun itu mutlak mensyaratkan kaderisasi. Kecuali bila organisasi anda adalah organisasi diri sendiri, yang anggotanya anda sendiri. Organisasi terpimpin sekalipun, dimana si Ketua menjadi Ketua sepanjang hidupnya tetap saja membutuhkan regenerasi untuk rekan kerjanya. m
Sebuah organisasi dapat kita analogikan sebagai sebuah bangunan. Sebuah bangunan tentunya harus memiliki pondasi yang kuat agar bangunan tersebut dapat tetap kokoh. Dalam sebuah organisasi salah satu pondasi yang diprelukan adalah kaderisasi. Kaderisasi dalam sebuah organisasi dapat kita artikan sebagai proses penurunan nilai kepada individu dimana nilai atau nilai-nilai tersebut adalah sesuatu yang memang dibutuhkan untuk menyiapkan individu tersebut melaksanakan tujuan organisasi yang mengkadernya.
Kaderisasi merupakan merupakan inti dari kelanjutan perjuangan organisasi ke depan. Tanpa kaderisasi, rasanya sangat sulit dibayangkan sebuah organisasi dapat bergerak dan melakukan tugas-tugas keorganisasiannya dengan baik dan dinamis. Kaderisasi adalah sebuah keniscayaan mutlak membangun struktur kerja yang mandiri dan berkelanjutan. Fungsi dari kaderisasi adalah mempersiapkan calon-calon (embrio) yang siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi. Kader suatu organisasi adalah orang yang telah dilatih dan dipersiapkan dengan berbagai keterampilan dan disiplin ilmu, sehingga dia memiliki kemampuan yang di atas rata-rata orang umum. Bung Hatta pernah menyatakan kaderisasi dalam kerangka kebangsaan, “Bahwa kaderisasi sama artinya dengan menanam bibit. Untuk menghasilkan pemimpin bangsa di masa depan, pemimpin pada masanya harus menanam.”
Kaderisasi Organisasi : Sebuah Proses Jangka PanjangPandangan umum mengenai kaderisasi suatu organisasi dapat dipetakan menjadi dua ikon secara umum. Pertama, pelaku kaderisasi (subyek). Dan kedua, sasaran kaderisasi (obyek). Untuk yang pertama, subyek atau pelaku kaderisasi sebuah organisasi adalah individu atau sekelompok orang yang dipersonifikasikan dalam sebuah organisasi dan kebijakan-kebijakannya yang melakukan fungsi regenerasi dan kesinambungan tugas-tugas organisasi. Sedangkan yang kedua adalah obyek dari kaderisasi, dengan pengertian lain adalah individu-individu yang dipersiapkan dan dilatih untuk meneruskan visi dan misi organisasi. Sifat sebagai subyek dan obyek dari proses kaderisasi ini sejatinya harus memenuhi beberapa fondasi dasar dalam pembentukan dan pembinaan kader-kader organisasi yang handal, cerdas dan matang secara intelektual dan psikologis.
Sebagai subyek atau pelaku, dalam pengertian yang lebih jelas adalah seorang pemimpin. Bagi Bung Hatta, kaderisasi sama artinya dengan edukasi, pendidikan! Pendidikan tidak harus selalu diartikan pendidikan formal, atau dalam istilah Hatta “sekolah-sekolahan”, melainkan dalam pengertian luas. Tugas pertama-tama seorang pemimpin adalah mendidik. Jadi, seorang pemimpin hendaklah seorang yang memiliki jiwa dan etos seorang pendidik. Memimpin berarti menyelami perasaan dan pikiran orang yang dipimpinnya serta memberi inspirasi dan membangun keberanian hati orang yang dipimpinnya agar mampu berkarya secara maksimal dalam lingkungan tugasnya. Sedangkan sebagai obyek dari proses kaderisasi, sejatinya seorang kader memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk melanjutkan visi dan misi organisasi ke depan. Karena jatuh-bangunnya organisasi terletak pada sejauh mana komitmen dan keterlibatan mereka secara intens dalam dinamika organisasi, dan tanggung jawab mereka untuk melanjutkan perjuangan organisasi yang telah dirintis dan dilakukan oleh para pendahulu-pendahulunya. Faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam hal kaderisasi adalah potensi dasar sang kader. Potensi dasar tersebut sesungguhnya telah dapat dibaca melalui perjalanan hidupnya. Sejauh mana kecenderungannya terhadap problema-problema sosial lingkungannya.
Jadi, di sana ada semacam landasan berfikir atau filosofi kaderisasi yang harus mendapatkan porsi perhatian oleh setiap organisasi/pergerakan. Yaitu: harus ditemukan upaya mencari bibit-bibit unggul dalam kaderisasi. Subyek harus mampu menawarkan visi dan misi ke depan yang jelas dan memikat, serta menawarkan romantika dinamika organisasi yang menantang bagi para kader yang potensial, sehingga mereka dengan senang hati akan terlibat mencurahkan segenap potensinya dalam kancah organisasi. Untuk dapat menjalankan peran tersebut, maka organisasi atau sebuah pergerakan harus terlebih dahulu mematangkan visi-misi mereka; dan termasuk sikap mereka terhadap persoalan mendesak dan aktual kemasyarakatan; serta pada saat yang sama tersedianya para pengkader yang handal, untuk menggarap bibit-bibit potensial tadi. Kader-kader potensial, setelah mereka memahami dan meyakini pandangan dan sistem yang telah diinternalisasikan, maka jiwanya akan terpacu untuk bekerja, berkarya dan berkreasi seoptimal mungkin. Maka, di sini, organisasi/pergerakan dituntut untuk dapat mengantisipasi dan menyalurkannya secara positif. Dan memang sepatutnya organisasi/pergerakan mampu melakukannya, karena bukankah yang namanya organsiasi/pergerakan berarti terobsesi progresif bergerak maju dengan satu organisasi yang efisien dan efektif, bukan sebaliknya?
Gagalnya Kaderisasi
Apa yang terjadi bila Kaderisasi gagal? Yang akan terjadi adalah, nilai-nilai organisasi tidak sampai kepada generasi berikutnya. Generasi tua akan selalu memikul beban sejarah sendiri, selamanya. Gejala yang tampak dari luar, antara lain: rangkap jabatan, sulit suksesi (pergantian) pengurus karena tidak ada yang mau mengabdi bagi organisasi sosial, anggota yang merasa tertipu karena kenyataan tidak semanis yang dijanjikan lalu meninggalkan organisasi, kegiatan / proker tidak berjalan, eksistensi di masyarakat menurun, dan akhirnya bila tidak ada perbaikan, organisasi tersebut akan dilupakan kemudian mati.
Mengapa kaderisasi gagal? Ini pertanyaan klasik, dan harganya sangat murah. Orang sebelum anda, senior, alumni, biasanya akan selalu membandingkan bahwa dulu kondisinya tidak seperti sekarang. Romantisme perjuangan mereka mengalir lengkap dengan bumbu-bumbu. Jangan terlena dengan cerita! buatlah romantisme perjuangan anda sendiri, dan berikan harga yang mahal bagi kaderisasi.
Kaderisasi gagal biasanya terjadi karena beberapa hal :
1. Pelatih/Senior tidak memiliki kemampuan melatih
2. Pelatih/Senior tidak memiliki kemauan melatih
3. Tidak ada anggota/kader untuk dilatih.
Sebab kesatu muncul karena senior hanya bersandar kepada pengalaman yang dimiliki. Seorang pelatih yang baik mutlak perlu cukup bacaan. Inilah yang membedakan seorang tukang dengan insinyur. Dalam kaderisasi, pelatih / senior harus mampu mengkomunikasikan ilmu dan pengalaman.
Sebab kedua yang paling memprihatinkan. Kemauan adalah awal dari semuanya terjadi. Jika tidak ada kemauan melatih dari senior anda, maka carilah orang lain. Jika tidak ada, jadilah pelatih bagi anda dan teman-teman. Jangan biarkan orang yang sedang sekarat ini membuat mati organisasi anda.
Sebab ketiga adalah alasan mengapa organisasi harus melakukan penerimaan anggota. Janjikanlah kepada calon anggota, hal-hal yang bisa organisasi berikan. Jangan belagak seperti kebanyakan politikus : over promise under deliver . Ada yang mungkin mengatakan tidak penting kuantitas anggota yang penting kualitas. Realitas menyatakan sebaliknya.
Kuantitas dulu baru kualitas. Dalam perjalanan organisasi kualitas seorang kader akan diuji oleh komitmennya, dan yang pasti: waktu. Seberapa lama ia mampu bertahan, dan memberikan yang terbaik.
KPMKT Cab.Makassar : Kaderisasi = Eksistensi
KPMKT sebagai sebuah organisasi Pelajar dan mahasiswa asal Provinsi Kalimantan Timur di Makassar ini, sudah selayaknya memikirkan sebuah sistem pengkaderan yang sistematis dan berkesinambungan. Sehingga mampu memproduksi kader-kader potensial dan handal yang siap menjalankan fungsi dan idealisme organisasi secara terukur dan terarah. Sudah untuk kesekian kalinya KPMKT menyelenggarakan LKDM (Latihan Kader Dasar Manajemen) yang digelar secara berkala setiap tahunnya. Pengkaderan KPMKT ala LKDM ini, perlu dilakukan evaluasi tentang kelayakan dan efektifitasnya sebagai wadah pengkaderan organisasi pelajar dan mahasiswa yang berbasis pendidikan. Perlu dirumuskan kembali nukta-nukta paradigma kaderisasi yang kondusif bagi KPMKT sebagai lembaga pelajar dan mahasiswa. Pertama, dari segi penamaan, LKDM yang berarti Latihan Kader Dasar Manajemen mengandung konotasi bahwa pengkaderan ini menjadi “ladang” bagi penemuan dan pembentukan kader-kader organisasi yang siap mengisi posisi struktural pada hirarki kerja dalam tubuh KPMKT, dan itu berarti penamaan LKDM lebih pada dimensi administratif-organisasi daripada dimensi sosial-kemanusiaan. Sedangkan melihat kepada fungsi dan peran KPMKT sebagai sebuah lembaga organisasi yang berbasaskan kekeluargaan dan berbasis pendidikan sejatinya menjadikan institusi kaderisasinya tidak hanya mengandalkan keterampilan dan manajemen administrasi-organisasi, tetapi lebih jauh dari itu, harus mampu membangun paradigma berpikir dan berkarya ke arah orientasi aksi sosial. Membangun kesadaran tanggung jawab dan sensibilitas sosial. Mampu merespon setiap perkembangan aktualita sosial-masyarakat dengan segala dimensinya.
Maka untuk tujuan itu, Kedua, perlu dipikirkan bersama format kurikulum pendidikan dan pelatihan yang rekonstruktif dan progresif. Perlu dimulai upaya ke arah kaderisasi yang berorientasi pada karya dan aksi sosial dalam level general, berupa penumbuhan dan stimulasi etos intelektual dan sosial. Jadi, bagaimana menggabungkan atau menemukan konvergensi yang ideal antara aktifitas berpikir (belajar) sebagai—entitas mahasiswa—dan aktifitas aksi sosial sebagai pengejawantahan dari nilai-nilai tekstual-normatif. Dengan kata lain, harus ditemukan titik keseimbangan antara nilai-nilai tekstual-normatif tadi dengan realitas-kontekstualnya. Pada titik inilah, kaderisasi yang diharapkan dari institusi KPMKT dapat menemukan relevansi sejarahnya.
Meninjau Pembahasan di atas, maka penulis menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1. Kaderisasi adalah sebuah keniscayaan mutlak membangun struktur kerja yang mandiri dan berkelanjutan.
2. Fungsi dari kaderisasi adalah mempersiapkan calon-calon (embrio) yang siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi
3. Tampaknya perlu dicermati kembali urgensi dari kaderisasi berkala yang dilakukan oleh KPMKT (LKDM[?], atau apapun namanya). Kaderisasi merupakan kebutuhan internal organisasi yang tidak boleh tidak dilakukan. Layaknya sebuah hukum alam, ada proses perputaran dan pergantian disana. Namun satu yang perlu kita pikirkan, yaitu format dan mekanisme yang komprehensif dan mapan, guna memunculkan kader-kader yang tidak hanya mempunyai kemampuan di bidang manajemen organisasi, tapi yang lebih penting adalah tetap berpegang pada komitmen sosial dengan segala dimensinya.
4. Selain melalui hal-hal yang sifatnya formal, kaderisasi informal dalam bentuk kegiatan juga tidak kurang pentingnya. Melalui kegiatan bersama, junior / anggota baru bisa melihat, belajar bagaimana cara me-manage tim, waktu, keuangan, rekan kerja dan sebagainya.
5. Sukses atau tidaknya sebuah institusi organisasi dapat diukur dari kesuksesannya dalam proses kaderisasi internal yang di kembangkannya. Karena, wujud dari keberlanjutan organisasi adalah munculnya kader-kader yang memiliki kapabilitas dan komitmen terhadap dinamika organisasi untuk masa depan.
Sebagai subyek atau pelaku, dalam pengertian yang lebih jelas adalah seorang pemimpin. Bagi Bung Hatta, kaderisasi sama artinya dengan edukasi, pendidikan! Pendidikan tidak harus selalu diartikan pendidikan formal, atau dalam istilah Hatta “sekolah-sekolahan”, melainkan dalam pengertian luas. Tugas pertama-tama seorang pemimpin adalah mendidik. Jadi, seorang pemimpin hendaklah seorang yang memiliki jiwa dan etos seorang pendidik. Memimpin berarti menyelami perasaan dan pikiran orang yang dipimpinnya serta memberi inspirasi dan membangun keberanian hati orang yang dipimpinnya agar mampu berkarya secara maksimal dalam lingkungan tugasnya. Sedangkan sebagai obyek dari proses kaderisasi, sejatinya seorang kader memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk melanjutkan visi dan misi organisasi ke depan. Karena jatuh-bangunnya organisasi terletak pada sejauh mana komitmen dan keterlibatan mereka secara intens dalam dinamika organisasi, dan tanggung jawab mereka untuk melanjutkan perjuangan organisasi yang telah dirintis dan dilakukan oleh para pendahulu-pendahulunya. Faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam hal kaderisasi adalah potensi dasar sang kader. Potensi dasar tersebut sesungguhnya telah dapat dibaca melalui perjalanan hidupnya. Sejauh mana kecenderungannya terhadap problema-problema sosial lingkungannya.
Jadi, di sana ada semacam landasan berfikir atau filosofi kaderisasi yang harus mendapatkan porsi perhatian oleh setiap organisasi/pergerakan. Yaitu: harus ditemukan upaya mencari bibit-bibit unggul dalam kaderisasi. Subyek harus mampu menawarkan visi dan misi ke depan yang jelas dan memikat, serta menawarkan romantika dinamika organisasi yang menantang bagi para kader yang potensial, sehingga mereka dengan senang hati akan terlibat mencurahkan segenap potensinya dalam kancah organisasi. Untuk dapat menjalankan peran tersebut, maka organisasi atau sebuah pergerakan harus terlebih dahulu mematangkan visi-misi mereka; dan termasuk sikap mereka terhadap persoalan mendesak dan aktual kemasyarakatan; serta pada saat yang sama tersedianya para pengkader yang handal, untuk menggarap bibit-bibit potensial tadi. Kader-kader potensial, setelah mereka memahami dan meyakini pandangan dan sistem yang telah diinternalisasikan, maka jiwanya akan terpacu untuk bekerja, berkarya dan berkreasi seoptimal mungkin. Maka, di sini, organisasi/pergerakan dituntut untuk dapat mengantisipasi dan menyalurkannya secara positif. Dan memang sepatutnya organisasi/pergerakan mampu melakukannya, karena bukankah yang namanya organsiasi/pergerakan berarti terobsesi progresif bergerak maju dengan satu organisasi yang efisien dan efektif, bukan sebaliknya?
Gagalnya Kaderisasi
Apa yang terjadi bila Kaderisasi gagal? Yang akan terjadi adalah, nilai-nilai organisasi tidak sampai kepada generasi berikutnya. Generasi tua akan selalu memikul beban sejarah sendiri, selamanya. Gejala yang tampak dari luar, antara lain: rangkap jabatan, sulit suksesi (pergantian) pengurus karena tidak ada yang mau mengabdi bagi organisasi sosial, anggota yang merasa tertipu karena kenyataan tidak semanis yang dijanjikan lalu meninggalkan organisasi, kegiatan / proker tidak berjalan, eksistensi di masyarakat menurun, dan akhirnya bila tidak ada perbaikan, organisasi tersebut akan dilupakan kemudian mati.
Mengapa kaderisasi gagal? Ini pertanyaan klasik, dan harganya sangat murah. Orang sebelum anda, senior, alumni, biasanya akan selalu membandingkan bahwa dulu kondisinya tidak seperti sekarang. Romantisme perjuangan mereka mengalir lengkap dengan bumbu-bumbu. Jangan terlena dengan cerita! buatlah romantisme perjuangan anda sendiri, dan berikan harga yang mahal bagi kaderisasi.
Kaderisasi gagal biasanya terjadi karena beberapa hal :
1. Pelatih/Senior tidak memiliki kemampuan melatih
2. Pelatih/Senior tidak memiliki kemauan melatih
3. Tidak ada anggota/kader untuk dilatih.
Sebab kesatu muncul karena senior hanya bersandar kepada pengalaman yang dimiliki. Seorang pelatih yang baik mutlak perlu cukup bacaan. Inilah yang membedakan seorang tukang dengan insinyur. Dalam kaderisasi, pelatih / senior harus mampu mengkomunikasikan ilmu dan pengalaman.
Sebab kedua yang paling memprihatinkan. Kemauan adalah awal dari semuanya terjadi. Jika tidak ada kemauan melatih dari senior anda, maka carilah orang lain. Jika tidak ada, jadilah pelatih bagi anda dan teman-teman. Jangan biarkan orang yang sedang sekarat ini membuat mati organisasi anda.
Sebab ketiga adalah alasan mengapa organisasi harus melakukan penerimaan anggota. Janjikanlah kepada calon anggota, hal-hal yang bisa organisasi berikan. Jangan belagak seperti kebanyakan politikus : over promise under deliver . Ada yang mungkin mengatakan tidak penting kuantitas anggota yang penting kualitas. Realitas menyatakan sebaliknya.
Kuantitas dulu baru kualitas. Dalam perjalanan organisasi kualitas seorang kader akan diuji oleh komitmennya, dan yang pasti: waktu. Seberapa lama ia mampu bertahan, dan memberikan yang terbaik.
KPMKT Cab.Makassar : Kaderisasi = Eksistensi
KPMKT sebagai sebuah organisasi Pelajar dan mahasiswa asal Provinsi Kalimantan Timur di Makassar ini, sudah selayaknya memikirkan sebuah sistem pengkaderan yang sistematis dan berkesinambungan. Sehingga mampu memproduksi kader-kader potensial dan handal yang siap menjalankan fungsi dan idealisme organisasi secara terukur dan terarah. Sudah untuk kesekian kalinya KPMKT menyelenggarakan LKDM (Latihan Kader Dasar Manajemen) yang digelar secara berkala setiap tahunnya. Pengkaderan KPMKT ala LKDM ini, perlu dilakukan evaluasi tentang kelayakan dan efektifitasnya sebagai wadah pengkaderan organisasi pelajar dan mahasiswa yang berbasis pendidikan. Perlu dirumuskan kembali nukta-nukta paradigma kaderisasi yang kondusif bagi KPMKT sebagai lembaga pelajar dan mahasiswa. Pertama, dari segi penamaan, LKDM yang berarti Latihan Kader Dasar Manajemen mengandung konotasi bahwa pengkaderan ini menjadi “ladang” bagi penemuan dan pembentukan kader-kader organisasi yang siap mengisi posisi struktural pada hirarki kerja dalam tubuh KPMKT, dan itu berarti penamaan LKDM lebih pada dimensi administratif-organisasi daripada dimensi sosial-kemanusiaan. Sedangkan melihat kepada fungsi dan peran KPMKT sebagai sebuah lembaga organisasi yang berbasaskan kekeluargaan dan berbasis pendidikan sejatinya menjadikan institusi kaderisasinya tidak hanya mengandalkan keterampilan dan manajemen administrasi-organisasi, tetapi lebih jauh dari itu, harus mampu membangun paradigma berpikir dan berkarya ke arah orientasi aksi sosial. Membangun kesadaran tanggung jawab dan sensibilitas sosial. Mampu merespon setiap perkembangan aktualita sosial-masyarakat dengan segala dimensinya.
Maka untuk tujuan itu, Kedua, perlu dipikirkan bersama format kurikulum pendidikan dan pelatihan yang rekonstruktif dan progresif. Perlu dimulai upaya ke arah kaderisasi yang berorientasi pada karya dan aksi sosial dalam level general, berupa penumbuhan dan stimulasi etos intelektual dan sosial. Jadi, bagaimana menggabungkan atau menemukan konvergensi yang ideal antara aktifitas berpikir (belajar) sebagai—entitas mahasiswa—dan aktifitas aksi sosial sebagai pengejawantahan dari nilai-nilai tekstual-normatif. Dengan kata lain, harus ditemukan titik keseimbangan antara nilai-nilai tekstual-normatif tadi dengan realitas-kontekstualnya. Pada titik inilah, kaderisasi yang diharapkan dari institusi KPMKT dapat menemukan relevansi sejarahnya.
Meninjau Pembahasan di atas, maka penulis menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1. Kaderisasi adalah sebuah keniscayaan mutlak membangun struktur kerja yang mandiri dan berkelanjutan.
2. Fungsi dari kaderisasi adalah mempersiapkan calon-calon (embrio) yang siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi
3. Tampaknya perlu dicermati kembali urgensi dari kaderisasi berkala yang dilakukan oleh KPMKT (LKDM[?], atau apapun namanya). Kaderisasi merupakan kebutuhan internal organisasi yang tidak boleh tidak dilakukan. Layaknya sebuah hukum alam, ada proses perputaran dan pergantian disana. Namun satu yang perlu kita pikirkan, yaitu format dan mekanisme yang komprehensif dan mapan, guna memunculkan kader-kader yang tidak hanya mempunyai kemampuan di bidang manajemen organisasi, tapi yang lebih penting adalah tetap berpegang pada komitmen sosial dengan segala dimensinya.
4. Selain melalui hal-hal yang sifatnya formal, kaderisasi informal dalam bentuk kegiatan juga tidak kurang pentingnya. Melalui kegiatan bersama, junior / anggota baru bisa melihat, belajar bagaimana cara me-manage tim, waktu, keuangan, rekan kerja dan sebagainya.
5. Sukses atau tidaknya sebuah institusi organisasi dapat diukur dari kesuksesannya dalam proses kaderisasi internal yang di kembangkannya. Karena, wujud dari keberlanjutan organisasi adalah munculnya kader-kader yang memiliki kapabilitas dan komitmen terhadap dinamika organisasi untuk masa depan.
Kaderisasi Organisasi Sebuah Proses Jangka Panjang
JAKARTA, tribunkaltim.co.id – Albanna HK terpilih sebagai Ketua Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT) Cabang Jakarta mengantikan Abdul Munir pada Musyawarah Cabang I di Jakarta, 29 Mei lalu.
Muscab I KPMKT Jakarta berlangsung di Auditorium Poltekkes Jakarta Selatan, dihadiri lebih dari 300 mahasiswa asal Kaltim yang tersebar di wilayah Jadebotabek. Hadir pula sejumlah tokoh dan pejabat Kaltim, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kaltim Hadi Mulyadi, Wakil Bupati Paser M. Hatta Garit, perwakilan pejabat Pemkot Balikpapan, Kantor Penghubung Kaltim di Jakarta, pengurus PP KPMKT, serta Ketua East Kalimantan Dream (EKD) Devia Sherly. Ketua KPMKT Cabang Jakarta yang lama, Abdul Munir mengatakan, Kaltim yang kaya sumber daya alam, seharusnya bisa menggratiskan semua kebutuhan masyarakat Kaltim. Namun, pemerintah belum dapat memenuhi, malah justru terlihat semakin tidak jelasnya oreintasi kebijakan Pemerintah Daerah di Kaltim saat ini”.
Sementara Hadi Mulyadi dalam sambutannya berharap organisasi pelajar mahasiswa dapat menyusun program kerja yang bersinergi untuk mendukung program pembangunan pemerintah di Kaltim. Menurutnya, masih banyaknya pemerataan kesejahteraan yang bermasalah sehingga peran pelajar mahasiswa sangat diharapkan
KPMKT pada dasarnya dibentuk untuk menghimpun pelajar mahasiswa yang memiliki pengaruh luas dan sudah semestinya disadari dan dibangun. Pemuda merupakan agen perubahan yang akan terus mengawal kemerdekaan bangsa. Menurut Ketua KPMKT Cabang Jakarta terpilih, Albanna HK, kebutuhan kesejahteraan harus bisa memaksa menyadarkan antara pemerintah daerah dan pelajar mahasiswa saling bahu-membahu memperkuat komunikasi dan identitas bangsa terhadap kapitalisme global. (*/son)
Sementara Hadi Mulyadi dalam sambutannya berharap organisasi pelajar mahasiswa dapat menyusun program kerja yang bersinergi untuk mendukung program pembangunan pemerintah di Kaltim. Menurutnya, masih banyaknya pemerataan kesejahteraan yang bermasalah sehingga peran pelajar mahasiswa sangat diharapkan
KPMKT pada dasarnya dibentuk untuk menghimpun pelajar mahasiswa yang memiliki pengaruh luas dan sudah semestinya disadari dan dibangun. Pemuda merupakan agen perubahan yang akan terus mengawal kemerdekaan bangsa. Menurut Ketua KPMKT Cabang Jakarta terpilih, Albanna HK, kebutuhan kesejahteraan harus bisa memaksa menyadarkan antara pemerintah daerah dan pelajar mahasiswa saling bahu-membahu memperkuat komunikasi dan identitas bangsa terhadap kapitalisme global. (*/son)
Albanna Pimpin KPMKT Cabang Jakarta
JAKARTA, tribunkaltim.co.id - Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT) Cabang Jakarta siap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) I di Jakarta, Sabtu-Minggu (29-30/5) mendatang.
Mengusung tema "Pemuda Kaltim Bangkit untuk Bersatu" Muscab akan berlangsung selama dua hari diawali dengan dialog mengenai upaya yang perlu dilakukan pelajar dan mahasiswa Kaltim di Jadebotabek agar proses pembangunan dan sumber daya manusia semakin di tingkatkan khususnya di Kaltim. "Bisa kita ukur keberhasilan dan tidaknya Kaltim, di antaranya naiknya anggaran 20 persen untuk pendidikan belum mampu menjawab dan memaksimalkan pendidikan di Kaltim. Hasil UN kemarin manjadi pukulan telak bagi dunia pendidik dan bisa dikatakan gagal. Betapa tidak, tahun ini tingkat kelulusan mengalami penurunan bahkan Kaltim masuk provinsi yang siswanya banyak tidak lulus," kata Kasharianto, Ketua Umum PP KPMKT saat ditemui Panitia Muscab di Jakarta.
Acara yang digelar dua tahun sekali ini akan menghadirkan pembicara alumni KPMK, yang sudah banyak memberikan kontribusi dalam memajukan Kaltim, di antaranya Awang Faroek Ishak, Gubernur Kaltim, Walikota dan Bupati se Kkaltim, serta anggota DPR RI dan DPD RI dari Dapil Kaltim.
Mengenai persiapan Muscab KPMKT Jakarta, menurut Albanna HK, Ketua Panitia mengatakan, perlunya dukungan masyarakat Kaltim agar acara ini bisa menjadi ruang dialog antara orang tua dan anak secara langsung. Minimal komunikasi bisa dibangun dengan baik.
Setelah dialog, Muscab I KPMKT Jakarta akan dihadiri 500 pelajar dan mahasiswa yang tersebar di wilayah Jadebotabek untuk memilih kepengurusan baru periode 2010-2012. Proses keberlanjutan organisasi itu penting, karena merupakan bagian dari pembentuk karakter kepribadian dan pembelajaran dalam sebuah organisasi. Untuk informasi lebih jelas, dapat menghubungi panitia melalui nomor 081382918165. (*/so
Acara yang digelar dua tahun sekali ini akan menghadirkan pembicara alumni KPMK, yang sudah banyak memberikan kontribusi dalam memajukan Kaltim, di antaranya Awang Faroek Ishak, Gubernur Kaltim, Walikota dan Bupati se Kkaltim, serta anggota DPR RI dan DPD RI dari Dapil Kaltim.
Mengenai persiapan Muscab KPMKT Jakarta, menurut Albanna HK, Ketua Panitia mengatakan, perlunya dukungan masyarakat Kaltim agar acara ini bisa menjadi ruang dialog antara orang tua dan anak secara langsung. Minimal komunikasi bisa dibangun dengan baik.
Setelah dialog, Muscab I KPMKT Jakarta akan dihadiri 500 pelajar dan mahasiswa yang tersebar di wilayah Jadebotabek untuk memilih kepengurusan baru periode 2010-2012. Proses keberlanjutan organisasi itu penting, karena merupakan bagian dari pembentuk karakter kepribadian dan pembelajaran dalam sebuah organisasi. Untuk informasi lebih jelas, dapat menghubungi panitia melalui nomor 081382918165. (*/so
KPMKT Jakarta Siap Gelar Muscab I
Langganan:
Postingan
(
Atom
)






